Bissmillah...
Dalam rangka "menguruskan" dan "men-six-pack-kan" badan yang sekarang sudah jadi "three pack" (dua di sisi kiri dan kanan pinggang... serta satu menyembul di depan... T_T)... maka saya akhirnya memutuskan untuk aktif latihan Karate lagi setelah 1,5 tahun lamanya saya vakum sejak tiba di Okinawa... (istri mendukung banget soalnya hehe)
Okinawa merupakan tempat lahirnya Karate sebelum kemudian dikenalkan ke wilayah utama Jepang pada masa tahun 1940-50an dan menyebar ke seluruh penjuru dunia dengan berbagai aliran dan gayanya.
Karate Okinawa cukup berbeda dengan Shotokan Karate yang selama ini saya pelajari di tanah air selama sekitar 12an tahun. Shotokan Karate dan berbagai macam aliran Karate yang saat ini ada di Indonesia tergolong dalam semi modern dan modern karate yang tujuan utamanya lebih kepada olahraga (kompetisi) dan seni beladiri dan bukan murni beladiri seperti halnya Karate Okinawa.
Pada pertengahan abad ke 20, Karate Okinawa diperkenalkan ke wilayah pulau utama, salah satunya oleh Gichin Funakoshi Sensei, yang mengadaptasikan Karate Okinawa menjadi Karate umum (menghilangkan / mengganti teknik-teknik mematikan dan berbahaya atau teknik senjata menjadi teknik yang lebih bertujuan pada olahraga dan seni karena sasaran utamanya waktu itu adalah pelajar dan anak muda Jepang).
Karate Okinawa juga sering disebut sebagai Traditional Karate, karena gerakan dan filosofi aslinya masih sangat terlihat dan diajarkan di sana. Dan banyak sekali pelaku Karate dari berbagai penjuru dunia datang setiap tahunnya ke Okinawa untuk belajar dan mengenal Karate dari tempat kelahirannya.
Ada berbagai macam aliran Karate Okinawa yang dapat dijumpai di sini: Shorin-Ryu, Goju-Ryu, Shito-Ryu, Uechi-Ryu, dan lainnya... dan menariknya... sesama pelaku Karate Okinawa di sini saling bersahabat erat satu sama lainnya, maka tak heran jika sering diadakan kunjungan antar Dojo untuk saling belajar satu dengan lainnya dengan penuh kekeluargaan yang hangat.
Saya memilih bergabung dengan Kakinohana Sensei no Dojo karena aliran Shorin Ryu yang diajarkannya merupakan cikal bakal dari aliran Shotokan yang saya pelajari selama bertahun-tahun di tanah air dulu. Meski umur beliau sudah lebih dari 65 tahun dan pendek psotur tubuhnya, namun Kakinohana Sensei (DAN 9) benar-benar cepat dan powerful gerakannya... (saya sudah dilempar bebarapa kali dengan mudahnya... padahal badan saya cukup berat... T_T)... kalau kena satu pukulannya saja mungkin saya gak bakal bangun-bangun lagi kayaknya... wallahu'alam.
Di Dojo beliau... banyak mahasiswa internasional yang bergabung untuk latihan, kadang murid-murid beliau yang lama dari berbagai negara datang berkunjung begitu juga dengan sahabat-sahabat sesama Karateka dari aliran lainnya juga saling bersilaturahim ke tempatnya.
Bissmillah... paling tidak selama sisa waktu tinggal di Okinawa 3.5 tahun mendatang... salah satu target yang (insya Allah) harus saya tuliskan dan capai adalah lulus ujian hingga DAN II atau DAN III di tempat lahirnya Karate... di hadapan para "master" aslinya Karate Okinawa :) GANBARIMASU!
